Islam

[JURNAL TENTANG KEKUATAN]: JURNAL RAMADHAN

COVER-1

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakaatuh, kawan-kawan!

Ramadhan tiba, Ramadhan tiba~

Masyaa Allah, tidak terasa Ramadhan sudah benar-benar memasuki ruang tamu rumah kita. Kali ini kita sedang duduk bersama, menghirup segelas teh manis hangat, sementara ia mengajukan diri untuk menginap; berikutnya, berniat melihat-lihat ke dalam keadaan rumah.

Karena Ramadhan adalah tamu istimewa, siapa pula yang bakal menolaknya?

Sayangnya, pemikiran itu sempat mampir di benak saya. Karena saya takut Ramadhan tiba namun diri ini masih begitu compang-camping dalam hal iman, kemampuan bersyukur, dan tingkat amalan. Betapa tidak tahu diri dan tidak pantas, sudah dua puluh Ramadhan tapi progres seperti langkah-langkah semut.

Satu hal yang membuat saya memilih tebal muka dan memeluk Ramadhan sehangat dekapan ibunda: tidak pernah ada yang tahu derajat manusia satu dengan lainnya kecuali Allah ‘Azza wa Jalla. Titik.

Dan saya berhasil mengadakan yang tidak ada serta membisakan yang tidak bisa. Tidak semua manusia mampu untuk melakukannya sekalipun ia hanyalah langkah kaki-kaki semut.

Continue reading “[JURNAL TENTANG KEKUATAN]: JURNAL RAMADHAN”

Advertisements